KEDUDUKAN WANITA DALAM ISLAM ^_^

Islam adalah agama yang tidak pernah merendahkan wanita. Wanita mempunyai kedudukan yang mulia dalam Islam. Begitu banyak ayat-ayat yang menjunjung tinggi martabat seorang wanita. Salah satunya adalah surat Luqman ayat 14. Di dalam surat tersebut disebutkan bahwa kita haruslah berbuat baik kepada orang tua terutama Ibu. Karena Ibu adalah seseorang yang telah mengandung kita dalam keadaan lemah dan dengan sabar menyapih kita selama dua tahun. Bahkan dalam sebuah pepatah dikatakan bahwa “Surga berada di bawah telapak kaki Ibu”. Begitu dimuliakannya wanita dalam Islam bukan? Lalu bagaimana cara Islam menjaga kemuliaan wanita. Berikut saya kisahkan sebuah kisah nyata.

Pada suatu hari ada seorang artis perempuan akan mengadakan konser spektakuler di sebuah Negara yang mengundangnya. Di Negara tersebut ternyata ada salah seorang wanita shalihah yang mencari tahu nomer telepon kamar hotel artis tersebut dan meneleponnya. Lalu terjadilah dialog sebagai berikut :

Ukhti : “Kami ucapkan selamat atas kedatangan anda di negeri kami. Kami senang sekali atas kedatangan anda di sini. Kami ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada anda, saya harap anda mau menjawabnya.”

Artis : “Dengan senang hati, silakan anda bertanya!”

Ukhti : “Jika anda memilik barang berharga, dimana anda meletakkannya?”

Artis : “Di tempat yang khusus, aku akan menguncinya sehingga tidak seorangpun bisa mengambilnya.”

Ukhti : “Jika sesuatu itu barang yang sangat berharga sekali, dimana anda akan menyembunyikannya?”

Artis : “Di tempat yang sangat khusus, sehingga tidak ada satu tangan pun bisa menggapainya”

Ukhti : “Apakah sesuatu yang paling berharga yang dimiliki oleh wanita?”

Artis : (Lama tidak menjawab)

Ukhti :” Bukankah kesucian dirinya adalah sesuatu yang paling berharga yang ia miliki?”

Artis : “Benar.. benar, sesuatu yang paling berharga dari milik wanita adalah kesuciannya”

Ukhti : “Apakah sesuatu yang amat berharga itu boleh diprtontonkan di muka umum?”

Dari sini artis mengetahui arah pembicaraan selanjutnya. Ia tercenung beberapa saat, lau berteriak riang, seakan suara itu dari lubuk fitrhnya. Ia tersadarkan.

Artis : “Ini sungguh ucapan yang pertama kali saya dengar seumur hidup saya. Saya harus bertemu anda! Saya ingin lebih banyak mendengarkan nasehat anda.”

Sobat oase yang disayang Allah, begitulah Islam yang sangat memuliakan, menjaga dan melindungi wanita. Sungguh luar biasa Allah, telah memberikan aturan yang apabila kita cermati, maka aturan tersebut akan semakin meningkatkan derajat wanita. Aturan tersebut adalah bagaimana wanita harus menutupi auratnya.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, ‘Yang demikian itu supaya mereka mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu…”(Al-Ahzab : 59)

Subhanallah! Wanita sungguh berharga dan dimuliakan, lalu bagaimanakh kriteria jilbab yang baik? Berikut kami tuliskan beberapa kriteria jilbab yang sesuai denga syari’at :

  • Jilbab itu longgar, sehingga tidak menampakkan lekuk-lekuk tubuh
  • Tebal, hingga tidak kelihatan sedikitpun bagian tubuhnya (misalnya.warna kulitnya)
  • Tidak meniru mode pakaian wanita-wanita kafir, sehingga wanita muslimah memiliki identitas oakaian yang dikenal
  • Tidak memilih warna kain yang menyala, sehingga menjadi pusat perhatian orang.
  • Menutupi seluruh tubuh, kecuali wajah dan kedua telapak tangan
  • Tidak menyerupai pakaian laki-laki, sebab hal ini dilarang oleh syara’
  • Tidak memakai pakaian yang sedang menjadi mode dengan tujuan pamer

Sobat, masihkah ada keraguan untuk menutup aurat dengan baik? Hidayah tidak akan datang dengan sendirinya tanpa kita berusaha mencari kebaikan itu sendiri. Dengan menyebut nama Allah, mari kita luruskan niat untuk selalu mencari ridhoNya. AllahuAkbar!

Pustaka : Abdul Hamid Al-Bilal. “Saudariku Apa yang Menghalangimu untuk Berhijab?”

3 responses to this post.

  1. Posted by yusuf on October 27, 2011 at 9:40 pm

    Kita sering mendengar hadits “Surga berada di bawah telapak kaki ibu”, bagaimana kedudukan hadits ini? Syaikh Al-Bany dalam Silisilatu Ahaadits Ad-Dhaifah menjelaskan tentang 2 riwayat, sebuah riwayat merupakan hadits maudhu, sedangkan riwayat yang lain merupakan hadits hasan, oleh karena itu hendaknya kita berpegang pada matan hadits yang hasan tersebut.

    الجنة تحت أقدام الأمهات ، من شئن أدخلن ، و من شئن أخرج
    ن
    Surga berada di bawah telapak kaum ibu. Barangsiapa dikehendakinya maka dimasukannya, dan barangsiapa dikehendaki maka dikeluarkan darinya

    Hadits ini hadits maudhu’ (palsu). Telah diriwayarkan oleh Ibnu Adi (I/325) dan juga oleh al-Uqaili dalam adh-Dhu’afa dengan sanad dari Musa bin Muhammad bin Atha’, dari Abul Malih, dari Maimun, dari Abdullah Ibnu Abbas radhiallahu’anhu.. Kemudian al-Uqaili mengatakan bahwa hadits ini munkar. Bagian pertama dari riwayat tersebut mempunyai sanad lain, namun mayoritas rijal sanadnya majhul.

    Dalam masalah ini, saya kira cukupi dengan riwayat yang di keluarkan oleh Imam Nasa’i dan Thabrani dengan sanad hasan, yaitu kisah seseorang yang datang menghadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam seraya meminta izin untuk ikut andil berjihad bersama beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bertanya, Adakah engkau masih mempunyai ibu? Orang itu menjawab, Ya, masih. Beliaupun kemudian bersabda,

    فالزمها فإن الجنة تحت رجليها
    Bersungguh-sungguhlah dalam berbakti kepada ibumu, karena sesungguhnya surga itu berada di bawah kedua kakinya

    Referensi
    Hadits ke 593 dari kitab Silsilatu Ahaaditsu Ad-Dhaifah wal Maudhuah wa Atsarus Sayyi fil Ummah karya Syaikh Al-Bany, edisi terjemahan, Silsilah Hadits Dhaif dan Maudhu jilid-2, cetakan Gema Insani Press

    * Nabi mempertimbangkan anak tersebut untuk ikut berjihad karena belum dewasa.

    Sumber: Hadits Surga di bawah telapak kaki ibu – IndoForum http://www.indoforum.org/t46224/#ixzz1c1Kokgoa
    Hak Cipta: http://www.indoforum.org

  2. Posted by Admin on November 11, 2011 at 7:54 pm

    makasih kak,
    maaf atas ketidaktelitian ini..

  3. Saat kita membaca biografi ibu Kartini mungkin kita beranggapan seolah-olah Islam melarang wanita menuntut ilmu setinggi mungkin. Toh akhirnya ke dapur juga tempatnya. Itu adalah pandangan adat. Bukan Islam.

    Dalam Islam, baik lelaki mau pun perempuan mempunyai kewajiban menuntut ilmu.

    “Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim (Muslim lelaki dan Muslim perempuan).” (HR. Ibnu Majah)

    Dalam Islam, banyak pula wanita yang menjadi alim ulama (Ilmuwan) seperti Siti ‘Aisyah yang meriwayatkan ribuan hadits dan juga Hafshah, Hindun, Maimunah, dsb yang jadi referensi bagi para penyusun kitab Hadits seperti Imam Bukhari dan Muslim.

    Di zaman Nabi bahkan ada beberapa wanita yang ikut berperang meski umumnya adalam membantu memberi makan dan minum serta mengobati prajurit yang terluka. Oleh karena itu saat Barat mengelu-elukan Florence Nightingale (lahir di Florence, Italia, 12 Mei 1820), yang jadi perawat mengobati tentara yang terluka, ternyata Islam telah lebih dulu melakukannya. Islam melakukannya 1100 tahun lebih awal!

    Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata:
    Rasulullah saw. pernah berperang bersama Ummu Sulaim serta beberapa orang kaum wanita Ansar. Ketika beliau sedang bertempur, mereka membantu memberi minum serta mengobati para prajurit yang terluka. (Shahih Muslim No.3375)

    Bahkan ada pula wanita yang terjun langsung berperang melawan musuh seperti Ummu ‘Umarah di dalam perang Uhud. Ummu Hakim bahkan membunuh tujuh orang Romawi dengan tiang kemah di jembatan yang hingga sekarang dinamakan jembatan Ummu Hakim di dalam perang Ajnadin.

    Baca selengkapnya di:
    http://media-islam.or.id/2012/04/14/kedudukan-wanita-di-dalam-islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: