Ma’rifatullah, dan Ma’rifaturrosul

Pembinaan Pekanan AM Mata’

Tanggal : 30 Oktober 2011

Materi : ma’rifatullah, dan ma’rifaturrosul

  • ‘ siapa yang mengetahui tuhannya, maka dia mengetahui dirinya ’
  • Larangan Allah, ‘ jangan pernah mencari tau tentang dzat-Ku, api pelajarilah pencipaan-Ku’
  • Menurut Imam Nawawi, ‘jangan pernah mempelajari tarekat hati’

Kita bedakan dzzat yang bersifat dzatiyah dan fi’liyah. Akan tetapi, sebagian ulama menyebutkan keduanya tidak bisa dipisahkan dan saling terkait. Jadi ketika dipisahkan, tidak akan bisa. Mis: kata ‘AllahuAkbar’, tidak boleh mempelajari sifat Allh lebih mendalam.

Kata ‘Gofur’ , bukan berarti diampuni, akan tetapi menutupi dosa.

Dalam hadits qudsi,

‘manusia tidak akan mengurangi dosanya, setiap harinya selau bertambah’

Kaitannya dengan taubat,

  • Taubat itu tidak memiliki parameter yang jelas dan syirik di dunia itubelum mutlak, jadi belum tentu  seseorang itu dikatakan sholeh sebelum kematiannya menjadi husnul khotimah.
  • Taubat jangan perah ditunda-tunda, seperti sabda rasululloh. ‘celakalah bagi orang-orang yang menunda taubat’.
  • Intinya taubat itu tidak memberatkan karena sifat Allah yang Maha Penerima Tubat.

Rasulullh pernah bertanya langsung kepada Allah, ‘ Ya Allah, siapa seseorang yang paling Engka cintai?’

Allah menjawab, ‘ aku mencintai seseorang dan langsung mengampuni dosa orang-orang yang berdo’a sampai mencucurkan air mata.’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: