SATANIC FINANCE

Notulensi Pembinaan PekananMaTa’

Edisi 5 November 2011

Kelas Abu Bakar

Uang Islam ada tiga jenis, yaitu :

  1. dinar : koin emas 24 karat (emas murni) seberat 4,4 gram, sekarang harganya sebanding dengan Rp2.200.000,00;
  2. dirham : koin perak murni seberat 3,11 gram, sekarang harganya sebanding dengan Rp54.000,00;
  3. daniq : koin perak murni seberat 0,5 gram, sebanding dengan 1/6 dirham, harganya sebanding dengan Rp11.000,00.

Uang Rupiah dilihat dari gambar dan tulisannya (ekstrinsik), sedangkan uang Islam dilihat dari material pembentuknya (intrinsik). Uang Rupiah disebut juga uang opini karena kita mengopinikan bahwa lembaran kertas tersebut berbeda-beda nilainya (Rp1.000,00; Rp50.000,00; dll.) padahal dari segi bahan penyusunnya, yaitu kertas, semua nilai uang kertas berbahan sama. Uang Islam didasarkan atas material pembentuknya. Dinar terbuat dari emas murni, tentu nilainya paling besar dibandingkan dirham dan daniq, berat koinnya pun paling besar. Dirham dan daniq sama-sama terbuat dari perak murni, tetapi koin dirham lebih berat sehingga daripada koin daniq sehingga nilainya lebih besar.

Uang Islam adalah uang nyata, dibawa ke mana saja nilainya tetap. Pada zaman Rasul, dengan 1 dinar dapat membeli seekor kambing. Zaman sekarang pun masih begitu. Uang Rp1,00 pada tahun 1971 dibandingkan dengan Rp25,00 pada tahun 1991 lebih berharga Rp25,00 (jika dilihat dari nilai). Namun, Rp1,00 terbuat dari aluminium seberat 1,42 gram, sedangkan Rp25,00 terbuat dari aluminium seberat 1,22 gram. Seharusnya yang lebih berharga adalah Rp1,00.

Jika kita melakukan demonstrasi ingin turunkan harga barang, itu salah. Harga barang sebenarnya tidak naik, tetapi nilai uang Rupiah yang turun. Uang Rupiah membuat jumlah muzakki semakin sedikit dan jumlah mustahik semakin banyak. Para muzakki memang naik terus gajinya, tetapi nilai Rupiah terus turunà mau beli apa untuk mustahik??

PASAR

No.

Pasar Islam

Pasar Sekuler

1 Wajib memahami hukum riba, dll. Tidak wajib memahami hukum riba, dll.
2 Sama seperti masjid; yang datang duluan bebas memilih tempat yang mana saja. Berbeda dengan masjid; bisa memilih lapak yang mana saja jika memiliki uang.
3 Tidak ada hak kepemilikan. Ada hak kepemilikan.
4 Tidak ada pajak. (pajak adalah sistem yang digunakan oleh orang kafir; orang Islam menggunakan sistem zakat) Ada pajak.
5 Ada pengawas pasaràagar tidak ada perbuatan yang melanggar syar’i (pengawas pasar ditunjuk oleh imam masjid) Tidak ada pengawas pasar.

–          Bank dengan baitul mal berbeda. Bank itu milik pribadi, isinya hanya kertas-kertas. Baitul mal adalah milik umat, isinya seperti gudang.

–          Islam tidak hanya tentang salat, zakat, puasa, tetapi juga tentang muamalat. Muamalat jangan dipisahkan dari Islam, nanti jadi sekuler.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: