tafsir al-Muzammil

Notulensi Pembinaan Pekanan AM Mata’

Tanggal                 : 11 Februari 2012

Materi                  : tafsir al-Muzammil

Pemateri             : ustadz Aceng

 

Tafsir ibnu katsir

–          Ayat pertama:

  1. Ada kaum Quraisy yang akan menyerang, Rasul takut dan berselimut (diselimuti siti Khadijah)
  2. Malaikat datang untuk memberi wahyu, karena belum terbiasa menerima wahyu sebelumnya. Rasul menyangka malaikat itu jin.

–          Ayat kedua:

Tujuan ‘bangun’: Rasul diperintahkan untuk tekun beribadah

Menurut imam Ikrima maksudnya Rasul diberi isyarat oleh Allah karena tugas Rasul berat.

Bangun pada tengah malam untuk melaksanakan Qiyamul Lail dengan pembagian waktu: sepertiga malam pertama = jam10-12 malam; sepertiga malam kedua= jam12-2 malam; dan sepertiga malam terakhir= jam2 sampai subuh.

Satu kaidah yang menyebutkan “pahala dipertimbangkan darisisi kesulitannya”, jadi semakin sulit amalan yang kita lakukan, maka pahalanya semakin besar. Berbeda dengan amalan yang mudah dilakukan.

–          Ayat ke-empat

Membaca quran dengan tertib,

Tanda ‘waw’ memiliki dua makna: 1. Yaitu membaca quran dalam shalat, seperti layaknya rasulullah yang kakinya sampai bengkak; 2. Tartib –> setelah QL, membaca quran sampai subuh.

–          Ayat ke-lima

Kata “tsaqiyla”

  1. Ada ulama yang mengatakan dapat kekuasaan yang besar dan langkah yang pasti terarah (yang dimaksud oleh Imam Ibnu Abbas yaitu pembicaraan yang berbobot)
  2. Mampu melaksanakan ajaran Allah
  3. Dapat pahala yang besar di hari kiamat
  4. Kecerdasan –> dari kitab ‘ta’lim muta’alim’ disarankan membaca menghadap kiblat.

–          Ayat ke-enam

‘nasyiah’ –> bermakna: 1. Menegakkan; 2. Menemukan sesuatu yang baru/ ketenangan (semangad bangun untuk melaksanakan shalat tahajud)

–          Ayat ke-tujuh

‘laka’ –> orang yang sering bertahajud

‘qodasa’ –> membersihkan persangkaan kita kepada Allah

–          Ayat ke-delapan

‘tabattal’ –> memutuskan untuk meninggalkan kehidupan dunia, maksudnya mencari harta hukumnya wajib sebagai bentuk ikhtiar tapi tidak meletakkan dunia dalam hati. Hal ini pernah dialami Rasul ketika ditawari harta dan kekuasaan oleh kaum Quraisy, akan tetapi beliau menolaknya.karena takut bila dunia akan memperbudak beliau.

 

One response to this post.

  1. […] sedikit link terkait tafsir muzzammil bisa dibuka disini. Share this:FacebookLike this:SukaBe the first to like this […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: