Sarung

290103

 

Alhamdulillah..

Allah-lah yang kuasa memudahkan sesuatu yang mudah menjadi mudah..

Alhamdulllah..

Allah pula yang memudahkan segala sesuatu yang sulit menjadi mudah

Sarungnya ketemu! Di tempat mukena akhwat. Dapat inspirasi dari tulisan Ukh di nomor  23

Alhamdulillah..

Maaf, tidak bermaksud membesar-besarkan hal-hal yang sepele

Dapat hikmah lain, jadi kenal dengan Ibu Idar (penjaga di tempat penitipan sepatu –red). Beliau kasih nasihat : Ikhlaskan saja, semoga punya manfaat lebih bila digunakan orang lain.

Dan..

Jazakillah khairan untuk akhwats atas perhatian dan do’anya (nomor 23 dan 25)

 

-Dwi Puji A. Bukom MaTa’ X  nomor 26-

 

Sarung? Jadi begini ceritanya…

 

Selasa, 280104. Menjelang dzuhur

 

Sekadar numpang pengumuman :

Ada yang melihat sarung warna merah hati bercorak tidak? Motifnya kotak-kotak bergelombang, kainnya halus, seperti sarung tenunan. Pokoknya akhwat DPKD pasti pernah melihat saya pakai sarung itu. Hilang entah di mana.. sekitar hari Senin kemarin.. mungkin di tempat wudhu akhwat.

Kalau ada yang melihat dan menemukan sarung itu, simpan di sekre MaTa’ aja. PENTING!! Karena sarung itu punya kenangan tersendiri.. dari Kakek (almarhum)

Jazakallah khairan katsiran

-Dwi Puji A. Bukom MaTa’ X nomor 19-

 

Waktu itu shalat maghrib di Salman (saya peserta PMS) dan sarung itu terlipat di depan shaf yang kosong. Ya, saya kenal sarung itu. Tapi ada perasaan ragu. Jadi saya pindahkan sarung itu ke belakang shaf.. (seharusnya saya memindahkannya ke tas saya, bukan begitu?). Kejadiannya hari Senin malam, sekarang entah berada di mana. Maaf. Semoga diberi yang terbaik.

-R. Bukom MaTa’ X nomor 23-

 

Untuk akhwat yang kehilangan sarung.. maaf Ana sebagai SC tidak dapat membantu. Mudah-mudahan.. kalaupun hilang.. ukhti mendapatkan ganti yang jauh lebih baik.

-*m. Bukom MaTa’ X nomor 25-

 

Teringat kisah para sahabat? Yaitu saat mereka hendak berperang dan menyeberangi sungai, botol minum seorang prajurit terjatuh ke sungai. Semua anggota pasukan serta-merta mencarinya, sampai air sungai menjadi keruh. Mata-mata musuh yang mengintai menjadi gentar melihat kebersamaan pasukan Muslimin. Jika botol minum seorang prajurit saja begitu berharga dalam pandangan setiap anggota pasukan, bagaimana jika satu kepala yang teraniaya?

(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka (Q.S. 8 : 12)

 

Sarung atau botol minum adalah barang “sepele”

Tapi, jika menyangkut urusan kebutuhan saudara kita, apa sih yang menjadi perkara sepele?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: