Sayap-Sayap Masjid

18 Maret 2004

 

Sebuah seruan kembali berkumandang..

Allah-lah Penyerunya.

Menyeru untuk berkumpul.

Menyeru dengan keagungan-Nya.

Menyeru untuk melepaskan semua atribut duniawi.

Menyeru untuk melepas kesombongan dan menumbuhkan loyalitas.

Dengarlah…

Allah menyeru kita untuk bersatu! Maka bersatulah!

 

Ingatlah, Saudaraku..

Satu di antara hikmah dari hijrah adalah silaturrahim.

Proyek pertama hijrah adalah mendirikan masjid.

Masjid tempat berkumpul dan bersimpuh.

Masjid tempat menempa diri membangun tawadhu.

Tempat kepedulian disemai, kepedulian pada saudara kita.

DI masjid, tidak ada pangkat, tidak ada kasta.

Tidak ada yang lebih mulia, kecuali taqwanya.

 

Kini tugas kita melebarkan sayap-sayap masjid itu

Meluaskan arti panggilan Allah itu

Menunaikan hakikat dari shalat-shalat kita itu

Pada dunia kita.. pada kehidupan kita..

Hingga etika di masjid adalah juga etika di pasar

Di kampus, di rumah, di jalan-jalan, di angkot, dan juga di MaTa’

 

-Anonim, MaTa’ X-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: