Janji Setia Majelis Syuro’

Kami panjatkan puji ke hadirat Allah, yang tiada Tuhan melainkan Dia.
Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Muhammad, Imam para pembaru dan penghulu para mujahid; keluarga; sahabat; dan para tabi’in.

Kami berjanji setia untuk senantiasa menyeru manusia kepada Allah,
dengan hikmah dan pengajaran yang baik.
Hingga mereka mengingkari thaghut dan beriman hanya kepada Allah.
Hingga mereka keluar dari kegelapan jahiliyah menuju benderangnya cahaya Islam.

Kami juga memastikan bahwa ketika kami menyeru,
ada Qur’an di tangan kanan kami.
dan Sunah di tangan kiri kami.
serta jejak kaum salaf yang saleh dari putra-putra terbaik umat ini adalah panutan kami.

Kami menyeru umat manusia kepada Islam,
kepada ajaran-ajarannya dan kepada hukum-hukumnya.

Kami juga berjanji setia untuk menjadi batu bata yang baik bagi bangunan Islam ini.
Karena Islam menekankan perlunya pembinaan dalam agama,
yang dapat membimbing mereka kepada puncak keteladanan,
memuliakan diri dengan keagungan ilmu,
mengokohkan ikatan hatinya,
dan mengangkat derajat ukhuwahnya;
dari kata-kata dan teori menuju realita dan amal nyata.

Sungguh, kami berbuat di jalan Allah untuk kemaslahatan seluruh manusia,
lebih banyak dari apa yang kami lakukan untuk kepentingan diri kami.

Kami adalah milik kalian wahai saudara-saudara tercinta.
Kami sering mengangankan.
Andaikan angan-angan itu bermanfaat,
bahwa suatu saat tersingkaplah isi hati kami di hadapan penglihatan dan pendengaran umat ini.
Kami hanya ingin mereka menyaksikan sendiri,
adakah sesuatu dalam hati ini selain kecintaan yang tulus, rasa kasih yang dalam, serta kesungguhan kerja guna mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi mereka?
Adakah sesuatu dalam hati ini selain lara dan perih atas musibah yang menimpa mereka?

Namun biarlah, cukup bagi kami keyakinan bahwa Allah mengetahui itu semua.
Hanya Dia-lah yang menanggung kami dengan bimbingan-Nya dalam langkah-langkah kami.
Di tangan-Nya-lah berada semua kunci dan kendali hati manusia.
Siapa yang ia sesatkan maka tak akan ada yang dapat menunjukinya, dan siapa yang ia tunjuki maka tak akan ada yang dapat menyesatkannya.
Cukuplah Dia bagi kami.
Dia-lah sebaik-baik tempat bergantung.

Sungguh, nama-nama mereka telah tercatat jauh sebelum semesta dicipta, karena pena telah lama diangkat dan tinta telah lama kering.

Reza Primawan Hudrita, MPOPS XVII-
Sumber: Majmu’atur Rasail

2 responses to this post.

  1. Posted by dzakymath on April 19, 2012 at 10:59 pm

    Pagi mimin,

    dah lama tidak membuka blog ini. Saya teringat sekali dg suasana saat bersama kawan2 Mata’ di TPB dan Tingkat 2 dulu.

    mau ngusul aja, yang menulis di blog ini hanya MPOPS aja ya ?. Kawan2 Mata’ saya rasa banyak yg jago nulis. Heuheu

    memungkinkan tidak kalau kegiatan Mata’ dipublish di blog ini?. Makasi😀

    Titip salam buat Aldi, Rahmi dan kawan2 internal Mata’ lain.

    Keep istiqomah !
    jazakumullah

  2. Posted by Admin on April 19, 2012 at 11:24 pm

    iya beberpa waktu ini mimin mengepost kumpulan-kumpulan tulisan MPOPS yang banyak dan bagus-bagus..
    iya, sebenarnya saya selalu membuka peluang pengurus MATA untuk mengirimkan tulisan ke email mimin, tapi akhir-akhir ini jarang yang kirim..
    nanti insyaAllah akan saya publikasikan lagi agar kita semangat menulis lagi🙂
    kegiatan Mata’ yang besar biasanya di post kok kak🙂, hehe..
    tapi spertinya memang ada yang kelewat, oke kak..
    makasih banyak sarannya🙂
    insyaAllah saya sampaikan salamnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: